You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Program Taman Sari Peduli Efektif Turunkan Stunting di 2 Kelurahan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Program Taman Sari Peduli Efektif Turunkan Stunting di Dua Kelurahan

Program Taman Sari Peduli yang telah dilaksanakan di Kelurahan Taman Sari dan Krukut, diklaim berhasil mengurangi angka stunting sekitar 31 persen dari total sasaran anak di dua kelurahan ini.

"Memberikan makanan tambahan kepada Balita stunting dan di bawah garis merah." 

Camat Taman Sari, Tumpal Hasiholan A Matondang mengatakan, program Taman Sari Peduli merupakan inisiasi jajaran ASN di lingkungan Kecamatan Taman Sari melakukan donasi dan diimplementasikan dalam bentuk program percepatan pengentasan gizi buruk dan stunting.

Program yang dicanangkan Agustus 2025, mulai diimplementasikan pada pertengahan September di  Kelurahan Taman Sari dan Krukut. Hasilnya pada awal Oktober ini didapat data ada lima dari total 16 Balita sasaran program telah dinyatakan lulus stunting.

Rano Gratiskan 2.000 Paket Sembako di Bazar Hemat PAM Jaya

"Program Taman Sari Peduli ini memberikan makanan tambahan kepada Balita stunting dan di bawah garis merah. Kita juga melibatkan CSR swasta dalam kegiatan," katanya, Senin (13/10).

Menurut Tumpal, program ini dilaksanakan bertahap ke delapan kelurahan yang ada di wilayahnya. Saat ini, tengah bergulir di dua kelurahan, yakni Kelurahan Maphar dan Kelurahan Pinangsia. Di dua kelurahan ini tercatat total ada delapan anak menjadi sasaran program.

Secara teknis, Tumpal menjelaskan, program ini memberikan makanan tambahan kepada anak terindikasi stunting selama dua pekan.

Terhadap Balita yang belum lulus, akan dilakuan penanganan dan pendampingan lebih lanjut oleh pihak keluarga serta Puskesmas.

Selain memberikan makanan tambahan, program ini juga mengajak ikut egiatan renang ceria Balita.

"Renang ini kami harap membangun keceriaan sehingga berdampak terhadap tumbuh kembang fisik anak," tegasnya.

Salah seorang warga RT 03/06 Kelurahan Pinangska, Rina Triana mengaku, meski baru sepekan menjalani program ini, namun sudah merasakan dampak positifnya terhadap kesehatan anaknya yang masuk kategori di bawah garis merah.

Diutarakan Rina, anaknya yang berusia empat tahun masuk dalam kelompok di bawah garis merah lantaran hanya memiliki berat badan sekitar 11 kilogram dari berat ideal 15 kilogram.

"Setelah seminggu ikut program ini, berat badan aka saya naik jadi 13 kilogram. Semoga anak saya lebih sehat dan tidak masuk kategori di bawah garis merah lagi," harapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye28458 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11467 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6868 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3782 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1555 personAldi Geri Lumban Tobing